Judi Online Domino – Penolakan Pemakaman Jenazah Para Teroris

Judi Online Domino – Baru-baru ini saja Indonesia di gemparkan oleh aksi yang di lakukan para Teroris Radikal, diantaranya yaitu pengeboman di 3 Gereja Surabaya, Mako Brimob, dan aksi Penyerangan terhadap aparat kepolisian.

Tentu saja aksi para teroris membuat suasana di tanah air mecekam, yang disebabkan karena rasa trauma.

Aksi yang di lakukan para teroris ini sontak membuat Masyarakat Indonesia menjadi geram, dan melakukan aksi-aksi penolakan terhadap kelompok-kelompok radikalisme dan Terorisme. Diantaranya aksi penolakan terhadap penguburan Para Jenazah teroris yaitu di TPU Putat Gede di Kecamatan Sawahan, Surabaya.

Judi Online Domino

Lokasi pemakaman tersebut satu kompleks dengan makam salah satu korban bom Gereja Pantekosta Pusat Surabaya, Daniel Putra Agung Kusuma,dan tujuh lubang sudah di siapkan di tempat tersebut untuk pemakaman para jenazah teroris.

Namun tujuh lubang yang telah disiapkan untuk tujuh jenazah oleh petugas tidak bertahan sehari karena warga menolak  dan langsung menutup kembali liang yang sudah di gali.

Ini yang dikatakan salah seorang warga, “Kami meolak jika dimakamkan di sini, keluarganya saja tidak mau mengambil apalagi kami. Mereka sudah melukai kami,” Kata Nanang.

Demikian pula yang di katakan Ketua LKMK Jaya Haryono, yang mengatakan pihaknya bersama warga sudah sepakat tidak akan menerima jenazah pelaku pengeboman. “Mereka sudah mangakibatkan salah satu warga kami meninggal dan membualuga warga Surabaya khususnya. “Kami menolak”, tegasnya.

Penolakan Jenazah juga terjadi di Dusun V,Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Tembung, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Udara, warga menolak kedatangan jenazah Ardial Ramadhana.

Puluhan warga melakukan aksi penolakan dengan membawa kain putih bertuliskan kalimat penolakkan terhadap kedatangan jenazah  Teroris.

Katanya, aksi yang dilakukan ini merupakan bentuk nyata penolakan warga terhadap ISIS di Indonesia.

Posted

By

nasapkr.com

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *